Manfaat Hebat Jagung Ungu

590

Depokaktual.com – Jagung kuning sudah biasa. Namun, kini ditemukan satu varietas baru, jagung ungu. kini warna jagung bisa lain. Sekarang ada jagung yang berwarna ungu sedikit kehitaman atau orang juga menyebutnya jagung hitam. Rasanya sama seperti jagung biasa.

Hanya saja untuk mendapatkan jenis jagung ini masih sulit. Masih diperlukan upaya keras dari para petani untuk menjadikan jagung ungu ini sebagai tanaman andalannya.

Manfaat Hebat
Jagung ini unik dari segi warna. Para peneliti mengatakan bahwa jagung ini dapat menjadi perantara dalam mengobati diabetes tipe 2 dan penyakit ginjal. Diabetes tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, tetapi coba konsumsi jagung ungu ini secara teratur, maka bisa membantu menyeimbangkan gula darah tubuh. Hal tersebut karena gula indeks glikemiks yang rendah dalam tiap bulirnya.

Sekarang jagung ini baru tumbuh dan dikembangkan di Peru dan Cile. Meskibdi beberapa tempat di Indonesia sudah banyak yang mengembangkan. Salah satunya di pesantren ekologi kebon sawah Garut Jawa Barat. Menurut Nissa, pemimpin pondok, jagung ungu itu unik dan memiliki banyak manfaat.

Warna ungu pada bulir jagung itu, disebabkan oleh kandungan antosianin (sejenis flavonoid) yang sebenarnya juga zat antidiabetes. Banyak negara termasuk Tiongkok dan Korea Selatan juga menggelar penelitian soal manfaatnya bagi kesehatan manusia.

Universitas Hallym di Korea Selatan menemukan bahwa ada sel dan molekul antosianin aktif dalam jagung ungu.

Zat ini, antosianin, sangat bermanfaat untuk menghindarkan manusia dari kanker usus besar. Di Peru, biasanya jagung ini biasanya diolah menjadi makanan seperti pudding.

Selain mencegah kanker usus besar, manfaat lain dari jagung ungu ini adalah menyembuhkan obesitas dan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 adalah jenis yang dapat dicegah melalui penurunan dengan mengurangi berat-badan yang membuat insulin bekerja dengan lancar, sehingga kandungan gula dalam darah tidak berlebihan. Dalam penelitian, orang yang mengonsumsi jagung ungu, tubuhnya cenderung ideal.

Di Tiongkok, para ahli gizi menunjukkan sifat makanan nutrisi alami dengan warna yang dikandungnya, diatur sesuai nilai gizi yang ada. Sebut saja warna itu hitam, hijau, merah, kuning, putih. Pengujian ilmiah modern menunjukkan, hitam tonik, pencegahan penyakit kanker, dan antipenuaan dini.
Meningkatnya standar hidup, permintaan akan butir kasar seperti jagung terutama ungu atau jagung hitam, kini lebih laris di pasaran.

Jagung ini, tidak hanya mengandung lemak, serat, dan asam amino, tapi juga kaya kalsium, besi, seng, selenium, potasium, asam folat, niasin.

Untuk tubuh yang sehat, mengonsumsi jagung ungu bisa menjadi sebuah pilihan cerdas. [am dari berbagai sumber]