Sekolah Master Tak Tergusur

566

Depokaktual.com- PT. Andika Investa sebagai perusahaan yang akan membangun terminal terpadu Depok menjamin bahwasanya keberadaan Sekolah Masjid Terminal (Master) akan tetap berdiri.

“Sekolah Master tidak masalah tetap berjalan,” ujar Humas PT Andika Investa, Muttaqin, kemarin.

Ia menjelaskan, bahwa Sekolah Master berdiri di atas lahannya sendiri, dan sebagian ada lahan Master yang diberikan lebih dari 100 meter untuk aula dan musala. Sekolah Master juga akan menyesuaikan dengan pembangunan dan pengembangan Terminal Terpadu.

“Sekolah Master enggak maasalah, bagian master gunakan tanah Pemda untuk musala dan aula. Tidak apa-apa Master tetap berdiri. Master akan menyesuaikan diri, mereka punya donatur untuk siapkan diri. Atau ada bantuan dari PT Andika, tergantung Master mau bagaimana,” jelasnya.

Sekolah yang menampung anak kaum marjinal dan anak jalanan di Terminal Depok sebelumnya sempat terancam digusur. Sekolah itu nantinya berada di luar area terminal yang memiliki pusat komersial, apartemen, dan terintegrasi dengan Stasiun Depok Baru.

Investasi pembangunan Terminal Terpadu Depok mencapai Rp 1,3 triliun yang merupakan proyek pemerintah Kota Depok yang menggandeng pihak swasta. Pintu sekolah Master tetap ada di Jalan Arief Rahman Hakim.

Direksi PT Andika Investa, Sumarsono Hadi menambahkan nantinya apartemen yang akan dibangun menghadap ke Jalan Margonda dan pintu keluar masuk terminal dialihkan ke Ramanda Jalan Arif Rahman Hakim.

Sedangkan Kementerian Perhubungan juga akan membangun lagi terminal untuk angkot yang melintas dari sisi barat.

“Jadi nanti yang timur PT Andika, yang barat itu kerjasama dengan Kemenhub. Akan dibangun apartemen 16 lantai. Akan ada jembatan terintegrasi dan basement dengan Stasiun Depok Baru. Karena tiap hari saja ada 25 ribu warga komuter di Depok yang bekerja di Jakarta berdasarkan pembelian tiket,” pungkasnya. (Red)