Mohammad Idris : STQ Bukan Sekadar Ajang Penghafal Qur’an

86

Depokaktual.com, Depok – Wali Kota Depok, Mohammad Idris pada Sabtu, (8/4/2017) resmi melepas peserta STQ (Seleksi Tilawatil Qur’an) yang ke-15 tingkat Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, kegiatan STQ bukanla sekadar ajang untuk lomba menghafal Al-Qur’an melainkan untuk berdakwah melalui Al-Qur’an. Pada kesempatan itu, Ia juga menambahkan “kegiatan itu bukan untuk pamer suara atau kehebatan dalam menghafal Qur’an. Namun, di balik itu semua yang harus diperhatikan ialah jadikan sebagai media, pemicu, pendorong, motivasi agar kita lebih berinteraksi dengan Al-Qur’an,” ungkapnya ketika memberikan sambutan di Ruang Edelweis lt.5 Balaikota Depok.

Selain itu, ada hal pokok yang perlu diketahui bersama mengenai Al-Qur’an. Dalam penjelasannya, Walikota Depok menyampaikan bahwa Al-Qur’an memiliki banyak mukzizat. “Kemukzizatan itu bukan hanya ada di dalam isi atau kandungannya saja yang terdapat tiap surah. Akan tetapi, di setiap tulisannya pun mengandung mukzizat seperti yang pernah disampaikan oleh Abu Jahal mengenai surah Al-Fil,” tambahnya sambil membacakan beberapa ayat dari surah yang bercerita tentang gajah tersebut.

Kemukzizatan itu semua pun tidak dibuat-buat, lanjutnya. Sebagaimana yang telah diketahui setiap kata dalam Al-Qur’an memiliki arti yang begitu dalam dan sungguh mengena dalam diri seseorang. Maka dari itu, Al-Quran juga diwajibkan sebagai referensi manusia terutama umat muslim karena di dalam kitab suci tersebut membawa banyak pembelajaran berharga bagi kita semua, terkhusus bagi umat muslim.

Sementara itu, kita semua harus tahu di dalam Al-Qur’an juga mengajarkan perihal kenegaraan. Bukan persoalan pemimpin saja yang termasuk ajaran di dalam kitab Al-Qur’an tetapi mengenai Kota Adipura yang baru saat ini dilakukan sebenarnya di dalam Al-Qur’an sudah sejak lama ada.

“Di dalam Al-Qur’an berbicara tentang Kota Adipura yang berarti sebuah kebun yang rindang, dan buah yang tidak ada musimnya. Selain itu menjelaskan bahwa sebuah negeri yang tidak ada nyamuk dan juga jalan berlubang,” jelasnya. Oleh karena itu, semua yang dikerjakan dan semua pekerjaan juga ada di dalam Al-Qur’an, hanya saja bagaimana cara manusia menyikapi hal tersebut.

Terlepas dari itu, Walikota Depok juga memberikan ucapan selamat kepada para peserta yang telah lolos di tingkat kota dan akan melanjutkan ke tingkat provinsi. Selain itu, dirinya pun sangat apresiasi sebab bukan hanya mengharumkan nama Kota Depok tetapi melalui usaha kecil, seperti menghafal Al-Qur’an sudah membawa kebanggaan tersendiri serta dapat mendukung Kota Depok dan menjadikannya sebagai Kota Religius.

Terakhir, Alumni Gontor itu memberikan beberapa pesannya kepada peserta maupun para pendamping. “Saya berharap kalian semua yang sudah dianggap sebagai Duta TQ Kota Depok dapat memberikan hasil yang terbaik dan tentunya bukan sebuah kemenangan dalam perlombaan saja tetapi kalian harus mampu untuk berdakwah dan mensyiarkan ajaran yang ada di Al-Qur’an,” tambahnya.

Sementara itu, ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk mempertahankan semangat juang dan ketangguhan yang mungkin saat ini sedang digerus oleh modernisasi. ‘kepada para pendamping, saya minta untuk tetap mendampingi anak-anak kita agar dapat bertahan dan membawa kebanggaan bagi mereka,” tutupnya. (ding)